Anime

Higehiro Dinilai Tidak Bermoral, Fans Jepang Layangkan Kritik

Jalan Cerita Tidak Biasa Anime Higherio Dapatkan Kritik Dari Fans Jepang

Anime Hige wo Soru. Soshite Joshikousei wo Hirou (Higehiro) sepertinya akan menapaki jalan yang sama dengan anime redo of healer, bagaimana tidak sejak episode pertamanya ditayangkan sudah banyak sekali penggemar yang menghujat Sayu Ogiwara, heroin di anime Higehiro.

Penyebab Sayu mendapatkan hujatan karena ia rela melakukan apapun agar bisa melanjutkan hidupnya, mungkin berlebihan tapi ya seperti itulah. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Yoshida yang berniat mengubah pola hidupnya.

Jalan cerita anime ini terbilang tidak biasa karena menyuguhkan kisah cinta antara gadis SMA yang kabur dari rumah dengan om-om yang tinggal sendirian. Cerita yang tidak biasa ini membuat sebagian fans di Jepang menjadi tidak terkendali dan tanpa pengetahuan luas tentang serial tersebut mereka mengklaim Higehiro sebagai anime yang "tidak bermoral". Mulai dari penggunaan Twitter yang secara sengaja memprovokasi dengan menyatakan "ada dua serial anime yang tayang di winter 2021 yang ceritanya tentang hubungan cinta antara orang dewasa dan remaja…". Anime yang dimaksud tentu saja anime Higehiro dan Koi to Yobu ni wa Kimochi Warui.

Tidak butuh waktu lama untuk komentar tersebut mendapat respon, mereka secara kompak menargetkan kritik negatif terhadap serial Higehiro. Parahnya lagi fans yang menghujat serial tersebut ternyata didominasi oleh para wanita. ya mungkin mereka merasa harga diri cewek turun karena kelakuan sayu.

Inilah beberapa tweet yang mereka lontarkan terhadap anime ini.

“Buruknya lagi, kisah di serial ini menceritakan tentang gadis SMA kabur dari rumah dan mendekati para pria untuk melakukan hubungan seks. Dalam hal ini, gadis tersebut telah melakukan hubungan terlarang dengan berbagai pria dan ia hanya menunggu sampai tuhan memberikan hidayahnya.

“Sinopsis dari serial itu membuatku mual”

“Ketika saya masih remaja, saya sangat menyukai jenis cerita antara orang dewasa dan anak muda karena ini adalah sesuatu yang biasanya terjadi di manga shoujo, namun, setelah dewasa saya menyadari betapa tidak bermoral jenis cerita ini.”

“Apakah mereka masih mengizinkan penayangan serial dengan plot seperti ini? Anda tidak dapat memperlakukan kejahatan di serial ‘komedi romantis’.”

“Meskipun sulit dipahami bahwa di anime Hige wo Soru. Soshite Joshikousei wo Hirou, orang dewasa mengaggapnya sebagai ‘tindakan yang baik’. Tapi jika sahabat kakak perempuan saya mengajak saya berkencan, saya yakin kami akan memutuskan hubungan dengannya secepat mungkin.”

“Bahkan jika posisinya dibalik dan plotnya adalah tentang hubungan pekerja kantoran yang lebih tua dengan seorang remaja laki-laki, ini tetap tidak bermoral dan tidak nyata. Saya setuju bahwa setting cerita ini sudah ada sejak lama, tetapi dalam hal ini saya tidak tahu harus memikirkan apa ”.

Tak hanya itu masih banyak lagi kritik pedas yang mereka sampaikan kepada anime Higehiro ini. Kek nya virus elitis dari indo dah mulai nyebar, setelah sebelumnya sayu dikatakan yang tidak pantas. Kini malah anime nya yang mendapatkan hujatan. Namun dibalik itu semua ada juga para penggemar yang menanggapi secara positif seperti.

“Anda harus belajar membedakan antara kenyataan dan fiksi. Faktanya, apa yang terjadi di anime dan manga biasanya adalah hal yang sangat mustahil di dunia nyata.”

“Oh, para feminis datang lagi mencoba untuk menenggelamkan sesuatu yang mereka benci hanya untuk kepuasan.”

Jika kita ambil beberapa kesimpulan, orang yang menjelek-jelekkan sesuatu biasanya hanya berdasarkan kepuasan tertentu dan tidak memikirkan akibatnya. Mengingat Higehiro merupakan karya fiksi yang kemungkinan terjadi di dunia nyata cukup kecil atau bahkan tidak mungkin, mereka yang bisa membedakan pasti tidak akan melakukan hal tersebut atau bahkan mengingatkan mereka yang melakukan hal buruk tersebut.

Back to top button